Kamis, 30 April 2015

HUJAN

Hujan...
malam ini kau basahi lagi bumiku
sejuk terasa... 
bau tanahku menguap, mengajakku bernostalgia ke masa yang lalu...

mengingat masa kecil ku, masa ku bermain...
tanpa perlu keluar dari peraduan ku sudah bisa merasakan basahmu...
tanpa keluar dari peraduan ku sudah bisa merasakan kedinginanmu...

inginku pejamkan mata ini dan melupakannya,
tapi kenangan ini terlalu dingin untuk ku lupakan...

tapi semua itu telah berlalu...
dalam hujan ku cukup mengingatnya...
tak pernah ku punya rasa ingin kembali lagi

selamat malam hujanku...

-271012-

Sunyi

malam ini hanya ada bintang terang yang masih setia menemaniku
tak ada angin, tak ada keramaian
tetap hanya sunyi melanda...

selamat malam Embun ku, selamat beristirahat

semoga esok kita lebih baik...

-28102012-

M A A F

selalu kata itu yang terucap dari lisan
apakah pernah memaknai yang sebenarnya?
atau hanya pemanis hati?

hanya orang-orang berhati besarlah

yang mampu melisankan "maaf" nya dari lubuk hati yang paling dalam

Setetes Embun

kepingan adalah satu bagian yang selama ini tak jua aku temukan
terus mencari melewati beribu malam
waktu bergulir tanpa hasil

mengapa ku jauh mencari
setelah ku sadari ternyata
hanya di hati jawabnya

Senin, 20 April 2015

Awan Terang

Sendunya langkah yang lama dan kusam
Mencoba untuk mengubah atap mendung dengan awan terang
Kedua tangan diangkat dan berucap Doa, Tuhan ijinkan dan jadi nyata
Kini atapku awan terang dengan kicau burung dan suara air terjun yang menenangkan

Beberapa masa telah terlewati
Semua indah dan pasti
Terima kasih Tuhan atas segala Kebaikan-Mu
Ijinkan aku untuk terus boleh meminta kepada-Mu

:-)